Malamku
Hampir tengah malam
Mata tak jua terpejam
Tiada rasa yang dipendam
Tiada lagi rindu dendam. . . . .
Kupandangi langit hitam
Tiada nampak bulan suram
Hanya suara alam. . . .
Yang membuatku tenteram.
Thursday, August 7, 2014
Wahai kesempurnaan yang menjelma...
Maafkan hati ini yang tak sengaja mendambakanmu...
Setitik rindu ini ingin menyentuhmu...
Tapi mungkin tak akan berarti bagimu....
Ku yakin engkau telah genap...
Sedang aku selalu ganjil...
Kerinduan yg memberontak di ruang kecil dalam benak ini, memaksaku untuk memberanikan diri...
Berani melawan kodrat, berani melawan hormat...
Aku telah hina...
Mungkin ini sebentuk kehinaan di matamu...
Namun aku tak mengemis...
Aku hanya memberanikan diri menggapaimu,
Meski ku tahu kau tak akan pernah ku gapai...
Maafkan sekeping hati yg telah lancang mengagumi kesempurnaanmu...
Salamkan aku kepada bahagiamu...
Maafkan hati ini yang tak sengaja mendambakanmu...
Setitik rindu ini ingin menyentuhmu...
Tapi mungkin tak akan berarti bagimu....
Ku yakin engkau telah genap...
Sedang aku selalu ganjil...
Kerinduan yg memberontak di ruang kecil dalam benak ini, memaksaku untuk memberanikan diri...
Berani melawan kodrat, berani melawan hormat...
Aku telah hina...
Mungkin ini sebentuk kehinaan di matamu...
Namun aku tak mengemis...
Aku hanya memberanikan diri menggapaimu,
Meski ku tahu kau tak akan pernah ku gapai...
Maafkan sekeping hati yg telah lancang mengagumi kesempurnaanmu...
Salamkan aku kepada bahagiamu...
Monday, March 24, 2014
-Masa Lalu dan Masa yang akan Datang-
Angin berhembus masuk melalui jendela ini..
Aku meringis sebagai bentuk rasa malu yang ku rasakan..
Aku mengangguk lemah pada telapak tanganku di hari ini..
Aku melukiskan diriku sendiri dengan sedikit hiasan..
Aku merasa seolah ada sesuatu yang akan berubah.. Ini kesalahanmu karena telah
memanggil hatiku..
Aku mendapatkan firasat dengan menatap langit yang mendung..
Maka aku menggapaikan tanganku dengan keberanian yang lebih kuat dari biasanya
Cahaya dan bayangan tertinggal jauh..
Meski pun begitu, kita masih ingin mengetahui alasan suatu kebaikan..
Menuju tempat yang bersinar dan tidak dinamai oleh siapa pun..
Mari kita menemukannya sebelum semuanya berubah menjadi masa lalu..
Seolah mengusik mataku untuk melebih-lebihkan..
Bahwa dunia ini benar-benar berlapis-lapis..
Warna apa yang kamu lihat pada langit??
Aku yakin warnanya adalah biru dan begitu cerah..
Sementara kita saling berpapasan dan mendekat satu sama lain..
Jika suatu hari aku bisa menerima betapa bingung yang ku rasakan..
Aku tidak sabar untuk mengungkapkan diriku dengan kata-kata..
Maka aku akan dengan ceroboh mengulangnya berkali-kali..
Kita pun mulai menyadari alasannya..
Tentang mengapa kebahagian dan kesedihan terlahir di sini..
Aku tidak sabar untuk mengungkapkan diriku dengan kata-kata..
Dan aku akan dengan ceroboh mengulangnya berkali-kali..
Mungkin semua rasa sakit yang tak bersuara..
Dan semua perasaanku ini bisa sampai padamu..
Cahaya dan bayangan tertinggal jauh..
Meski pun begitu, kita masih ingin mengetahui alasan suatu kebaikan..
Menuju tempat yang bersinar dan tidak dinamai oleh siapapun..
Mari kita menemukannya sebelum semuanya berubah menjadi masa lalu..
Karena aku akan menemukannya sebelum kamu menjadi masa lalu..
Wednesday, March 12, 2014
Kita kehilangan arah pada ruang kecil yang gelap..
Kita terus berjuang untuk mencari secercah cahaya..
Kekhawatiran itu pasti akan terus berulang..
Namun tetap saja, ada cobaan yang diberikan setiap harinya..
Jika ada kekuatan untuk tidak menyerah..
Maka pasti juga akan ada balasannya..
Bangkitlah, meski pun hari-hari terasa tidak bersahabat..
Ketika aku tidak sengaja melihatnya..
Kata-kata bijak dari sang pelopor..
Aku tidak bergantung pada lagu..
Meski pun hari esok tidak terlihat..
Namun arah tujuan itu tidaklah salah..
Karena ada jalan pintas dari awal setelah ada jeda..
Meski pun itu bukanlah hal yangtmudah..
Hadapilah sebelum ia menjadi lebih rumit..
Sekali saja datanglah ke perayaanku..
Kita terus berjuang untuk mencari secercah cahaya..
Kekhawatiran itu pasti akan terus berulang..
Namun tetap saja, ada cobaan yang diberikan setiap harinya..
Jika ada kekuatan untuk tidak menyerah..
Maka pasti juga akan ada balasannya..
Bangkitlah, meski pun hari-hari terasa tidak bersahabat..
Ketika aku tidak sengaja melihatnya..
Kata-kata bijak dari sang pelopor..
Aku tidak bergantung pada lagu..
Meski pun hari esok tidak terlihat..
Namun arah tujuan itu tidaklah salah..
Karena ada jalan pintas dari awal setelah ada jeda..
Meski pun itu bukanlah hal yangtmudah..
Hadapilah sebelum ia menjadi lebih rumit..
Sekali saja datanglah ke perayaanku..
Cahaya bulan warnai jejak kaki yang mengering
Tanganmu yang dingin
Kuharap tak mengelupas saat pagi menjelang
Buanglah keraguan itu
Aku ingin percayai makna di hari esok
Yang telah hancur di suatu tempat
Kini kulihat semuanya telah menyimpang
Hei, masih bisakah kau tertawa?
Peluklah aku, berharap takkan kulupa
Bahkan suatu hari, suara pun tak bisa mencapaimu
Seakan lenyap dalam hujan yang berterbangan
Jejak kita saling menumpuk
Hingga terpecah
Kugenggam tanganmu dengan erat, untuk saat ini tidak apa
Hanya ini satu-satunya cara untuk mempercayai kehadiranmu
Peluklah aku, berharap takkan kulupa
Bahkan suatu hari, suara pun tak bisa mencapaimu
Jangan berpayung ditengah hujan yang beterbangan Beginilah kesedihanku
Aku mencintaimu...
Meski hatiku merapuh
Saling terjatuh menatap cahaya
Dan akhirnya bayanganmu menumpuk
Janganlah kau lupa, sebab ini bukanlah sebuah akhir...
Tanganmu yang dingin
Kuharap tak mengelupas saat pagi menjelang
Buanglah keraguan itu
Aku ingin percayai makna di hari esok
Yang telah hancur di suatu tempat
Kini kulihat semuanya telah menyimpang
Hei, masih bisakah kau tertawa?
Peluklah aku, berharap takkan kulupa
Bahkan suatu hari, suara pun tak bisa mencapaimu
Seakan lenyap dalam hujan yang berterbangan
Jejak kita saling menumpuk
Hingga terpecah
Kugenggam tanganmu dengan erat, untuk saat ini tidak apa
Hanya ini satu-satunya cara untuk mempercayai kehadiranmu
Peluklah aku, berharap takkan kulupa
Bahkan suatu hari, suara pun tak bisa mencapaimu
Jangan berpayung ditengah hujan yang beterbangan Beginilah kesedihanku
Aku mencintaimu...
Meski hatiku merapuh
Saling terjatuh menatap cahaya
Dan akhirnya bayanganmu menumpuk
Janganlah kau lupa, sebab ini bukanlah sebuah akhir...
Wednesday, January 22, 2014
TRAUMA TANPA BATAS
indahnya bintang pada malam itu
menghiasi perjalananku dibawah kaki bukit
aku taburkan senyum yang indah
membalas senyumnya bintang kepadaku
ku daki gunung disetiap perjalananku
didalam hatiku berkata
dimanakah akhir dari seluruh ini ? ? ? ?
didalam sekejap senyum indahku menghilang
air yang terlihat tenang itu
sudah merampas segalanya
aku….
saya terjatuh melawan arus
air sungai yang tampak tenang
nyatanya menaruh aura jahat padaku
andai dia paham
saya betul-betul trauma kepadanya….
seluruhnya tersa demikian lambat saat saya ada didalamnya….
air sungai itu jadi saksi bisu di perjalan hidupku…
tak tahu tempo hari, esok, hari ini serta selamanya…..
indahnya bintang pada malam itu
menghiasi perjalananku dibawah kaki bukit
aku taburkan senyum yang indah
membalas senyumnya bintang kepadaku
ku daki gunung disetiap perjalananku
didalam hatiku berkata
dimanakah akhir dari seluruh ini ? ? ? ?
didalam sekejap senyum indahku menghilang
air yang terlihat tenang itu
sudah merampas segalanya
aku….
saya terjatuh melawan arus
air sungai yang tampak tenang
nyatanya menaruh aura jahat padaku
andai dia paham
saya betul-betul trauma kepadanya….
seluruhnya tersa demikian lambat saat saya ada didalamnya….
air sungai itu jadi saksi bisu di perjalan hidupku…
tak tahu tempo hari, esok, hari ini serta selamanya…..
Subscribe to:
Posts (Atom)